Minggu, 16 Februari 2014

Beri Aku Waktu

ada kalanya dimana aku harus menutup diri
untuk waktu yang lama
menjauhkan diri dari keramaian
keramaian bertemankan sepi dan penat

ada kalanya aku harus pergi menjauh
dari dunia dimana aku sekarang
dan kembali ketika sudah tiba saatnya

ada kalanya aku menutup mata dan telingaku
dari dunia yang terus berteriak padaku
ada kalanya juga aku menutup rapat hatiku
menjauhkan hatiku dari semua kepedihan itu

betapa hancurnya kini hati dan jiwaku
betapa banyak lubang yang tercipta
dan mungkin kini mereka telah hancur
hancur menjadi kepingan-kepingan lukaku

semua terjadi begitu cepat
hingga aku tak sempat untuk menghela sedikit nafasku
dan dalam sekejap saja, semua yang terjadi
kini menghancurkan hidupku
menghancurkan setiap bagian dari diriku
menghancurkan setiap harapanku

oh ini rasanya..
ketika mimpi tak lagi menjadi harap
ketika doa tak lagi menjadi nafas
ketika hidup tak lagi berarti

kini, aku telah gagal
tak berani aku melangkah
aku terlalu takut
aku takut aku akan terjatuh lagi
ketika aku harus kembali memperjuangkan hidupku sendiri

kini, aku tau apa itu kecewa?
kecewa pada diri sendiri
menyakitkan.
hingga air mata kini menjadi kering
hingga mata kini menjadi gelap

aku jatuh..
dan kini aku terhempas..
aku tak lagi mengenal diriku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar